Trend Blogger 2015 Sebagai Media Promosi Online

5:04 AM

Dunia tempat di mana kita berpijak akan selalu berubah. Semua hal yang ada dalam diri kita dan sekeliling kita pun akan mengalami perubahan yang sangat cepat. Ada orang yang mengatakan bahwa hidup itu seperti mengayuh sepeda. Untuk membuatnya tetap seimbang, kita harus terus mengayuh. Jika kamu berhenti mengayuh, maka niscaya kamu akan terjatuh. Dari perumpamaan tersebut kita bisa menyimpulkan bahwa kalau kita tidak melakukan pergerakan untuk berubah maka kamu akan terjatuh, tertinggal atau mungkin terlupakan dan menjadi tidak berguna. Bahkan ketika kamu tidak mau melakukan perubahan sekalipun, dunia ini tetap berubah.

Nah, saat dunia berubah maka teknologi pun terus berubah. Kita sebagai orang yang mengkonsumsi teknologi mau tidak mau mengikuti perubahan tersebut. Masih ingatkah dulu ketika telepon genggam kita, hanya berfungsi untuk menghubungi dan mengirim pesan saja? Lalu lihatlah sekarang, banyak hal yang bisa kita lakukan dengan telepon genggam kita. Salah satunya adalah kegiatan blogging.

Trend Blogger 2015 sebagai Media Promosi Online

Blogging adalah salah satu kegiatan menulis di blog. Adanya telepon genggam dengan banyak aplikasi memudahkan blogger-blogger melakukan kegiatan blogging, blogwalking, ataupun sharing di blog mereka. Banyak alasan dari para blogger melakukan kegiatan menulis melalui blog, diantaranya karena hobi ataupun untuk menciptakan rupiah dari tiap tulisan mereka. Seorang ahli digital content mengatakan bahwa, ketika zaman telah berubah maka cara melakukan marketing penjualan pun telah bergeser pula, dari yang tadinya satu arah menjadi dua arah.

Perusahaan biasanya memakai jasa iklan sebagai salah satu strategi pemasaran dari produknya. Ketika para konsumen menjadi semakin cerdas, dan tidak menerima begitu saja iklan yang ditanyangkan maka, para konsumen biasanya mencari tahu produk tersebut di internet. Bahkan para konsumen bisa mengetahui kelebihan dan kelemahan dari suatu produk sebelum mereka membelinya.

Hal ini menyebabkan beberapa blogger dengan visitor banyak, alexa rank yang memukau dan penggemar yang setia, kebanjiran orderan review dari produk yang ditawarkan. Bagi blogger-blogger yang biasa saja mungkin kalian hanya mendapatkan satu sampai tiga buah review di blog mereka, tapi tidak bagi mereka yang sudah menjadi celeblog.

Perusahaan hanya mengeluarkan sedikit biaya untuk membayar beberapa blogger dalam menuliskan review dari produk yang dijualnya. Dan ketika produk tersebut masuk dalam page one pencarian di google, maka para blogger telah berhasil menaikkan ataupun mengiklankan produk tersebut. Si pemilik produk sangat senang jika ada blogger yang mereview produknya, apalagi muncul di internet sebagai pertimbangan bagi konsumen untuk membeli, apalagi ketika si penulis menjawab pertanyaan dari konsumen tersebut, maka komunikasi dua arah pun tercipta. Hal ini bisa membuat konsumen tersebut membeli produk ataupun sebaliknya.

Trend Blogger seperti inilah yang akan meramaikan blogosphere Indonesia tahun 2015. Ini menurut aku aja sih, hehehee… Blogger-blogger baru akan bermunculan dengan mengusung bendera mereka masing-masing. Tujuannya seperti yang sudah aku jelaskan di atas, bisa karena hobi ataupun bayaran. Kemudian, ketika seseorang mendapatkan review produk ataupun iklan di blog, maka sebagai blogger mereka akan memberikan tarif tertentu untuk blog-nya masing-masing.

Jadi, bisakah blogger dijadikan sebuah profesi di tahun 2015?



You Might Also Like

51 comments

  1. Udah dapet job, Rin? Hehehee

    BalasHapus
    Balasan
    1. Baru sekali, buktinya ini bisa ganti domain

      Hapus
  2. bisa, asal serius dalam mengelolah dan update posting yang berkualitas :)

    BalasHapus
  3. nah, ini nih, blogger media promosi, brand sekarang sudah mulai pintar memanfaatkan content digital salah satunya blog. Mereka lebih memilih ads secara senyap tanpa terang terang memanfaatkan blogger berpengaruh atau pemilik content yang mempunyai impact. trend di 2015 adalah masanya mereka promo secara senyap, kembangkan content untuk mengikuti pasar brand mereka.

    salam dari komburkali.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semangat.. semoga kita bisa kebanjiran pesanan yah hehehe, salam balik mbur

      Hapus
  4. Ciyeh, Kak Rin. Udah kaya, gara-gara ngeblog.

    BalasHapus
  5. iya sih trend blogger mempromosikan perusahaan akan berkembang....
    belum bisa dijadikan profesi apabila dibayar rendah.....itu belum menutupi kebutuhan hidup...wallahu'alam.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tapi, bayarannya masih rendah sih mba,..

      Hapus
  6. Kalau saya membuat blog itu ada 2 satu untuk pribadi dan 1 untuk umum atau blog informasi, hehe. Ternyata dalam menulis blog juga harus diperhatikan juga ya agar bisa dilirik.

    Semangat terus ya, smga sukses.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya juga punya dua blog, satu bahasa Indonesia satu bahasa inggris, tapi masih belum jalan karena susah ngoperasikan WordPress

      Hapus
  7. pertanyaan sering muncul dari kalangan blogger "Jadi, bisakah blogger dijadikan sebuah profesi di tahun 2015?"
    suatu saat di KTP di kolom pekerjaan isinya "blogger" hehe

    BalasHapus
  8. Saya berharap semoga bisa dijadikan profesi, biar makin tenang kalau mau jadi fulltime blogger. :)

    @IfanAndriP - www.ifantastis.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. Masih harus kerja keras kalau Mau menjadi full time blogger

      Hapus
  9. moga aja banyak yang mau minta promosiin sama blog saya hihiii
    kan lumayan yaa

    BalasHapus
  10. bener juga sekarang sudah banyak blogger sebagai profesi sayang di KTP ga ada pekerjaan blogger

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mana tau nanti ada pekerjaan sebagai blogger

      Hapus
    2. Kalau sertifikat bloggernya ada pak, ^.^

      Hapus
    3. Sepertinya seru buat sertifikat blogger...

      Hapus
  11. Pekerjaan saya sekarang blogger lho. Bisa dilihat di paspor halaman terakhir dalam.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Suatu saat nanti bukan ngga mungkin ada tulisan "blogger" di kolom pekerjaan KTP kita :D

      Hapus
    2. Bisa jadi mba Ruri, tapi memperjuangkannya susah

      Hapus
  12. Saya rasa kalau profesi belum lah mbak, tapi kalau penulis blogger mungkin. Hhe. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Seperti kita yah penulis blog hehehe

      Hapus
  13. blogger is oke, bangga jadi blogger

    BalasHapus
  14. Yang paling efektif ya ini,
    Bukan hanya sekedar menulis tetapi ada pembuktian kalau dunia blogging semakin digemari bahkan banyak masyarakat yang tertarik.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yupp, sebagai penulis blog kita harus konsisten dalam menulis dan fokus dengan tulisan kita

      Hapus
  15. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  16. Jika Tren blogger yang ramai Tahun 2015 lantaran dua sebab ; hobi & bayaran, maka pilihan ketiga harus mengihadirkan "Kebutuhan".
    Kenapa ? sebab mereka yang eksis blogging lantaran kebutuhan, manajerial blog yang dimilikinya akan lebih berasa dan tak menjadi beban.
    Padanannya, menganggap aktivitas blogging sebagai Hobi, dan eksistensinya selama ini wujud aktualisasi untuk mengeksplorasi potensi diri. Kalo bayaran, itu buah karya potensi diri yang tak bisa disia-siakan. Makanya ketika tahu kita punya potensi, blog yang kita miliki harus mampu menghasilkan entah lewat adsense, job review, tanam link, dan lain sebagainya.
    Sekedar saran, langkah baiknya jika kita bisa membuat spesifikasi mana blog pribadi (personal) dan mana blog untuk mendulang rupiah/dollar. Alasan sederhana, lebih terkesan profesional :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, setuju pemikiran yang bagus mengenai blog sebagai kebutuhan. Orang yang telah menulis dengan ikhlas di blognya dengan instents sharing blog yang lebih sering pasti memiliki ikutan yang kuat dengan blognya sehingga blog sebagai kebutuhan itu akan ada

      Hapus
  17. Pemikiran kita sama ternyata

    BalasHapus
  18. Tapi banyak juga blogger yang berguguran sebabnya mereka kurang motivasi sih jadinya mereka hanya berbagi padahal belum tentu ilmunya memang mengetahui.

    Padahal tanggungjawab terhadap konten itu yang penting buat kita perhatikan, betul kan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yup, mereka tidak terlalu suka akan menulis mungkin yah, sehingga susah menumbuhkan motivasi mereka dalam menulis. Atau bisa jadi pekerjaannya terlalu banyak sehingga tidak ada waktu untuk posting atau blogging

      Hapus
  19. Blogger memang hobi yang asik

    BalasHapus
  20. Dibutuhkan kerja keras dan cerdas untuk bisa menjadikan blogger sebagai profesi di 2015 yah mbak.

    BalasHapus
  21. setuju, saya sudah mencoba menggunakan blog sebagai media promosi online, hasilnya tidak mengecewakan :)

    BalasHapus
  22. bisakah blogger dijadikan sebuah profesi di tahun 2015?
    ------
    jgnkan di tahun 2015 ini,, di tahun2 yg lalu pun udh banyak orang medan yg berprofesi sebagai blogger, bahkan full time blogger!!! hanya saja, kebanyakan dri mereka menyembunyikan identitasnya sebagai blogger... CMIEWWW

    BalasHapus
  23. Jaman yang semakin canggih. Promosi barang online

    BalasHapus
  24. Blogger menjadi media penyeimbang atau jembatan antara produsen dan konsumen, dan blogger memang sangat strategis banget , salam blogger :D

    BalasHapus
  25. Minat ngeblog skr trendnya makin menurun, soalnya skr pd milih gabong ojek online :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaa betul gan, byk mhs dan org kantoran yg ngojek ngonline :)

      Hapus